Dehidrasi sering kali tidak disadari karena gejalanya muncul perlahan. Tubuh kehilangan cairan setiap saat melalui napas, keringat, dan urin, sehingga penting untuk menggantinya secara teratur. Tanda awal dehidrasi bisa berupa mulut kering, rasa haus berlebihan, kelelahan, atau sakit kepala ringan. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengganggu kinerja tubuh dan menurunkan daya tahan terhadap stres serta penyakit.
Kekurangan cairan juga dapat memengaruhi suasana hati dan kemampuan berpikir. Penelitian menunjukkan bahwa dehidrasi ringan dapat menyebabkan seseorang merasa cepat marah, sulit fokus, dan mengalami penurunan produktivitas. Selain itu, kulit bisa menjadi kering dan tampak kusam akibat kurangnya hidrasi. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan sinyal tubuh dan segera minum air begitu muncul tanda-tanda kekurangan cairan.
Menjaga keseimbangan cairan tidak hanya penting bagi atlet atau orang yang aktif secara fisik, tetapi juga bagi siapa pun yang bekerja di ruangan ber-AC atau di depan komputer dalam waktu lama. Lingkungan seperti itu dapat mempercepat penguapan cairan dari tubuh tanpa disadari. Dengan minum air secara teratur dan mengonsumsi makanan tinggi air seperti buah semangka atau mentimun, Anda dapat mencegah dehidrasi dengan mudah.
